Latest Posts

        Pada kesempatan ini saya akan berbagi cerita tentang kegiatan dikampus tepatnya kegiatannya kakak semester III, apresiasi besar dari kami yang baru saja menginjak semester I.
Pagi ini dikampus sangat berbeda dengan hari biasanya, sangat sibuk sekali bagi mahasiswa dari semester III untuk mempersiapkan stand-stand mereka dan kegiatan mereka hari ini untuk memenuhi tugas bahasa inggris "English For Nursing II"
Sekitar pukul 10 pagi stand-stand sudah berjejer dilobi kampus dan berneka ragam tema, diantaranya sebuah klinik, perawatan maternitas atau keperawatan anak, HIV/AID, global warming dan masih banyak lagi.
Bagi mahasiswa lain bisa dibilang ini tontonan menarik apalagi gratis, hehe. kita disini juga bisa memberi penilaian dari stand-stand yang ada.
Kegiatan yang menarik bukan bagi mahasiswa kesehatan dengan kreativitas yang luar biasa dan memberi motivasi yang besar bagi kita semua.






Kita memang sama-sama menempuh pendidikan dikota yang sama, jurusan yang sama namun dikampus yang berbeda, namun itu tidak menjadi jarak untuk kita tetap menjalin sebuah pertemanan.
untuk sekedar ngobrol bareng seperti ini mungkin 1 bulan sekali tidak, apalagi seminggu sekali ataupun saat break kuliah dijam istirahat.
Bisa kumpul seperti itu sangat langka sekali bagi kami, kuliah yang dari pagi sampai sore, belum sibuk akan kegiatan praktik dirumah sakit ataupun abdimas.
Tak harus mewah untuk bisa berkumpul, dipinggir jalan makan, canda tawa, berbagai obrolan dan untung kita 1 jurusan jadi pasti nyambung-nyambung aja :)
kita tidak berteman sejak dulu, masa SMA ataupun jauh dari masa itu, kita bertemu juga dari dunia ini. dunia indah kita menyebutnya, yaitu dunia kesehatan
menjalin pertemanan antar kampus apalagi dijurusan yang sama tak mudah memang, kuncinya kita harus saling menghargai. tak usah kita mendengar komentar yang miring dari sana kesini maupun dari sini kesana. yah komentar yang tidak bertanggung jawab kadang memang sering memicu konflik Tetapi dari kita saling mengharai dan berfikir positif kita bisa saling bergandengan tangan, saling mendukung, saling sharing (eh..tapi bukan hanya sekedar sharing masalah cinta yah, hehe) sharing hal-hal positif dan kadan kita juga menemukan hal baru dari sharing ini mengenai kesehatan, hal-hal lucu selama kuliah, pengalaman praktik dilapangan.
sangat banyak sekali manfaat yang bisa kita temukan bukan hanya sekedar kumpul saja selesai ya selesai, tapi berbagi pengalaman dan pelajaran baru lebih mengasyikkan.
bagi kami kita memang bebeda tetapi tetap kami 1 tujuan, melangkah kedepan sama-sama dan menggapai tujuan yang sama dan memetiknya sama-sama.
kebersamaan akan membuat beban semakin ringan, kebersamaan akan membuat perjalanan lebih bermakna :)


   Di 2015 pastinya banyak cerita bagi kalian semua, dan penuh harap ditahun 2016 kita semua lebih baik.
Bagi kami keluar di malam tahun baru memang tidak pernah kami lakukan, mungkin hanya dirumah menikmati kebersamaan dengan keluarga.
Di akhir tahun ini kita bertiga menyempatkan berkumpul untuk malam ini, memang susah sekali untuk bisa kumpul seperti ini, berhubung yang kuliah disurabaya sedang meninkmati minggu tenang sebelum uas jadi bisa menyempatkan waktunya dan untung juga yang kemarin baru saja habis masa prakteknya diRSSA malang.
Ditengah kesibukan kuliah kami hal seperti ini memang jarang sekali apalagi ini dimalam tahun baru.
Tak mewah memang acara kumpul kami, tetapi kami tetap merasakan indahnya kebersamaan. kebersamaan yang sederhana namun luar biasa.
acara yang diawali dengan bakar-bakar, haha tapi buka bakar rumah loh ya. sederhana itu lah tahun baru kami 2 hari cukuplah untuk melupakan kesibukan kami kuliah. Tetapi tetap saja disela-sela kegiatan masih mengerjakan tugas, Bagaikan mahkluk astral yang selalu terlintas dalam otak dimanapun disituasi apapun dengan tidak sadarpun selalu teringat.
Tak mengapa itu merupakan salah satu perjuangan kami untuk nantinya kita bisa melewati dunia yang tak mudah kalau kita tidak mempersiapkan dari sekarang.
ditahun 2016 MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) resmi dibuka, siap gak siap kita sekarang hidup bisa dibilang mudah bisa dibilang tidak mudah, tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri.
Memang kalau kumpul kadang kita juga ngomongin masa depan, kadang positif sih, saling memberi semangat tetapi kadang juga masa depan yang kalau difikir-fikir lucu, yaa itulah bumbu saat kita kumpul.
Harapan ditahun 2016 pastinya menjadi lebih baik, bermanfaat bagi orang lain, khususnya orang tua.
Sederhana namun luar biasa, luar biasa waktunya biasa sempet seperti ini..hehe





ikke ludfita sari, sripur wahyuningrum, desinta ika rezalian






AKUN PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO DAN STIKES ICSADA BOJONEGORO




                                            akun twitter pemkab bojonegoro @pemkab_bjn

 

akun twitter kang yoto @KangYotoBjn


 



akun twitter RSUD kab.Bojonegoro @rsudsosodoro





                             akun twitter STIKES ICSADA Bojonegoro @stikesicsadabjn






akun twitter BEM STIKES ICSADA Bojonegoro







Florence ningtiangle
Florence Nightingale (lahir di Florence, Italia, 12 Mei 1820 – meninggal di London, Inggris, 13 Agustus 1910 pada umur 90 tahun) adalah pelopor perawat modern, penulis dan ahli statistik. Ia dikenal dengan nama Bidadari Berlampu (The Lady With The Lamp) atas jasanya yang tanpa kenal takut mengumpulkan korban perang pada perang krimea, di semenanjung krimea, Rusia.
Florence Nightingale menghidupkan kembali konsep penjagaan kebersihan rumah sakit dan kiat-kiat juru rawat. Ia memberikan penekanan kepada pemerhatian teliti terhadap keperluan pasien dan penyusunan laporan mendetil menggunakan statistik sebagai argumentasi perubahan ke arah yang lebih baik pada bidang keperawatan di hadapan pemerintahan Inggris.
Pada tahun 1860 Florence menulis buku Catatan tentang Keperawatan (Notes on Nursing) buku setebal 136 halaman ini menjadi buku acuan pada kurikulum di sekolah Florence dan sekolah keperawatan lainnya. Buku ini juga menjadi populer di kalangan orang awam dan terjual jutaan eksemplar di seluruh dunia.
Pada tahun 1861 cetakan lanjutan buku ini terbit dengan tambahan bagian tentang perawatan bayi.
Pada tahun 1869, Nightingale dan Elizabeth Blackwell mendirikan Universitas Medis Wanita .
Pada tahun 1870-an, Linda Richards, “perawat terlatih pertama Amerika”, berkonsultasi dengan Florence Nightingale di Inggris, dan membuat Linda kembali ke Amerika Serikat dengan pelatihan dan pengetahuan memadai untuk mendirikan sekolah perawat. Linda Richards menjadi pelopor perawat di Amerika Serikat dan Jepang.
Pada tahun 1883 Florence dianugrahkan medali Palang Merah Kerajaan (The Royal Red Cross) oleh Ratu Victoria.
Pada tahun 1907 pada umurnya yang ke 87 tahun Raja Inggris , di hadapan beratus-ratus undangan menganugerahkan Florence Nightingale dengan bintang jasa The Order Of Merit dan Florence Nightingale menjadi wanita pertama yang menerima bintang tanda jasa ini.
Pada tahun 1908 ia dianugrahkan Honorary Freedom of the City dari kota London.
Nightingale adalah seorang universitas Kristen . Pada tanggal 7 Februari 1837 – tidak lama sebelum ulang tahunnya ke-17 – sesuatu terjadi yang akan mengubah hidupnya: ia menulis, “Tuhan berbicara padaku dan memanggilku untuk melayani-Nya.”
Rufaidah Al-Asalmiya
Rufaidah Al-Asalmiya atau Siti Rufaidah adalah perawat muslim pertama didunia, ia sudah ada jauh sebelum Pioneer of Modern Nurse lahir kedunia. Semoga sekelumit kisah ini bisa menambah pengetahuan kita tentang orang-orang yang berjasa dalam bidang keperawatan. Di Indonesia, nama Rufaidah sendiri masih terasa asing dibandingkan dengan tokoh-tokoh keperawatan dunia yang berasal dari golongan barat. Namun dikalangan Negara arab dan timur tengah, nama Florence Nightingale tidak lebih terkenal dari Rufaidah Binti Sa’ad /  Rufaidah Al-Asalmiya.
Rufaidah Al-Asalmiya memiliki nama lengkap Rufaidah Binti Sa’ad Al-Bani Aslam Al-Khazraj. Ia lahir di Yatrhrib, Madinah pada tahun 570 M dan wafat pada tahun 632 M. Rufaidah hidup pada masa Rasulullah SAW pada  abad pertama Hijriah atau abad ke-8 Masehi. Ia termasuk golongan kaum Anshor (Golongan pertama yang menganut agama Islam di Madinah).
Rufaidah adalah seorang pemimpin, organisatoris, mampu memobilisasi dan memotivasi orang lain. Ia digambarkan memiliki pengalaman klinik yang dapat diajarkan kepada perawat lain yang dilatih dan bekerja dengannya. Dia tidak hanya melaksanakan peran perawat dalam hal klinikal saja, ia juga melaksanakan peran komunitas dan memecahkan masalah sosial yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit. Sehingga Rufaidah sering juga disebut sebagai Public Health Nurse dan Social Worker yang menjadi inspirasi bagi perawat di dunia islam.
Betty Neuman
Betty Neuman lahir pada tahun 1924 disebuah pemukiman pertanian tidak jauh dari Lowell, Ohio.Ayahnya seorang petani dan ibunya seorang rumah tangga. Dengan rasa cintanya pada tanah kelahirannya ia bermaksud untuk membangun desanya Ohio dan menjadikan latar belakang pada rasa pada kebutuhan penduduk desanya. Betty Neuman pertama kali memperoleh pendidikan pada People Hospital School of Nursing sekarang General Hospital Akron di Akron, Ohio tahun 1947. kemudian ia pindah ke Los Angles untuk tinggal dengan keluarganya di California. Di California ia memegang jabatan penting di Staff Keperawatan Rumah Sakit. Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Universitas of california di Los Angles dengan jurusan Psikologi. Dia menyelesaikan gelar sarjana mudanya pada tahun 1957. Pada tahun 1966 dia mendapat gelar Master dibidang Kesehatan Mental, konsultan kesehatan masyarakat pada University of California ia melanjutkan Program Administrasi Pendidikan Tinggi di Ohio University. Dr. Neuman terus menjalankan tugasnya dengan menjadi wakil tingkat international untuk sekolah keperawatan dan sebagai perwakilan latihan pengangkatan model keperawatan.
Dia adalah pelopor dalam Perawatan Kesehatan Mental. Selama karir profesionalnya ia telah dikembangkan secara konstan. Beberapa prestasinya:
  • 1947: Selesai keperawatan dasar dengan kehormatan Masyarakat Rumah Sakit Sekolah Keperawatan, Akron, Ohio, di mana ia mengabdikan dirinya untuk mengajar klinis.
  • 1957: Mendapat Derajat Dia membantu suaminya untuk membangun dan mengelola konsultasi medis.
  • 1966: Selesai Master Kesehatan Mental dan Kesehatan MasyarakatUniversitasCalifornia Los Angeles (UCLA).
  • 1970: Dibuat model konseptual untuk
  • 1971: Model yang dikembangkan ajaran eksplisit pertama dan praktek untuk konsultasi kesehatan mental, sebelum membuat Sistem Model ini dikutip dalam buku pertamanya, Konsultasi dan Organisasi Masyarakat di Perawatan Kesehatan Mental Masyarakat ..
  • 1972: Publikasi Pertama modelnya.
  • 1985: Dia menerima gelar Ph.D. dalam Psikologi Klinis Universitas Western Pacific.
  • 1992: Mendapat gelar doktor Honoris Causis Sastra, di SMA Neuman, di Aston, Pennsylvania.
  • 1998: Mendapat doktor kehormatan Ilmu Pengetahuan Di UniversitasValley State, Michigan.
Nama : Desinta Ika Rezalina
Alamat : Ds.Pilangsari Kec.Kalitidu Kab.Bojonegoro
TTL : Kediri, 15 Desember 1995

Assalamu'alaikum wr.wb
Hay kawan perkenalkan nama saya Desinta ika rezalina, teman-teman saya biasa manggil desinta.
saya mahasiswi kelas A prodi S1 Keperawatan di kampus ungu STIKes Icsada bojonegoro, aku orangnya humoris, kadang pemarah (kalo kebanyakan tugas) nyebelin juga sih, hehe
eemm apalagi yaa saya gk suka nulis sebenernya karna ini tugas gak apa-apalah untung juga dapat tambahan ilmu. Ngomongin soal hobi apa ya, saya suka baca tp ya tinggal moodnya ruwet atau tidak, lebih suka denger cerita dari teman, bingung sih sebenernya hobi yang paling aku suka semuanya suka, apalagi jalan sama temen-temen tuh yang paling gak ada bosennya.
Saya memilih kuliah dikeperawatan karna memang ingin sekali bisa mengabdi didunia kesehatan, pandanganku sih seru didunia kesehatan itu. Yang aku inginkan nanti kedepannya aku menjadi lebih baik lagi, berguna bagi semua, selalu menjadi kebanggaan orang tuaku. Aamiin

        Nama saya Desinta ika rezalina, saya mahasiswi semester 1 prodi S1 keperawatan diSTIKES ICSADA BOJONOGORO.
STIKES ICSADA BOJONEGORO adalah satu-satunya stikes yang ada dibojonegoro, dengan fasilitas dan gedung baru membuat saya sebagai salah satu mahasiswi di STIKES ICSADA merasa nyaman dan antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar.
       Kampus ini dijuluki KAMPUS UNGU, sebutan itu bermula dari gedung yang serba ungu serta fasilitas didalam kampus juga identik dengan warna ungu begitu pula dengan seragam dan almamaternya pun juga berwarna ungu.
       Tidak hanya kegiatan belajar mengajar yang diajarkan dikampus ini, tetapi juga kegiatan diluar jam perkuliahan seperti SEMIC, kegiatan untuk mengasah kreatifitas para mahasiswanya dan semangat menulis juga membaca.
Serta banyak organisasi-organisasi dikampus ungu ini seperti BEM, DLM, LPM dan banyak UKM.



Nama : Desinta Ika Rezalina
Kelas : A
prodi : S1 keperawatan