Latest Posts





Hari kedua odipus, klik videonya :)






Odipus hari pertama stikes icsda bojonegoro, mari klik videonya dibawah ini




     Sore itu setalah desa diguyur hujan perjanan kami juga diiringi rintikan hujan, seru memang disela-sela sibuknya kuliah dari pagi sampai sore dan dilanjut dengan latihan teater untuk persiapan inagurasi bagi mahasiswa baru, tetapi semangat untuk ngerjakan tugas gak boleh luntur.
sperti itulah kegiatan hari ini disela-sela sibuknya kuliah dan latihan kami menyempatkan untuk mengerjakan tugas ini yaitu "kunjungan tenaga kesehatan didesa"
     Pertama, kelompok kami memilih 2 bidan. bidan didaerah temayang dan bidan didaerah dander.
terbilang sukses untuk kunjungan bidan ditemayang, kami disambut dengan ramah dan diizinkan bertanya seputar bagaimana menjadi bidan, perjuanagan, dan pengabdian yang cukup lama.
untuk yang didander mungkin sedikit ruwet karena kami diharuskan mengikuti prosedur dengan baik ketika akan meliput dan mewawancarai, kelompok kami harus laporan dulu dari kepala puskesmas setempat. berhubung waktu kami sangat mempet kami memutuskan untuk pindah tempat bidan lain.
kelompok kami memutuskan untuk berkunjung dipustu didaerah kalitidu tepatny didesa pilangsari. nah saya disini akan bercerita mengenai bidan ini dan bagaimana suka duka menjadi bidan didesa.
      Ny. Mindi, Amd. Keb namanya. ibu mindi sudah mengabdi selama 25tahun didesa ini, beliau dengan pawakan ramping dan kerut diwajah sudah muncul, maklum ibu mindi sebenarnya sudah menikmati masa pensiunnya untuk saat ini, tetapi berhubung belum ada pengganti ibu mindi tetap masih standby didesa ini.
mungkin kalo baru pertama kali bertemu kita bakalan menyangka kalo ibu mindi ini orangnya jahat, tertutup. iya, dulu menurut cerita dari warga memang ibu mindi orangnya cuek kalo kedatangan pasien, tetapi mungkin itu ada alasan tersendiri untuk ibu mindi.
lebih dari 25tahun ibu mindi hidup didesa pilangsari dan mengabdi disini, meningkatkan kesehatan masyarakat, kesehatan dan gizi bayi dan balita. tak mudah memang dahulu sebelum warga percaya akan seorang tenaga kesehatan, warga memilih untuk berobat keorang yang dipercayai dpt menyembuhkan penyakit, begitu pula dengan ibu hamil dan melahirkan mereka lebih percaya tenaga dukun bayi dari pada bidan yang sudah terlatih.
      Ibu mindi saat ini tinggal sendirian dirumah yang bergabung dengan pustu setelah kurang lebih 3th yang lalu sang suami meninggal dunia karena sakit dan ibu mindi tidak mempunyai seorang anak, nah disinilah kita tahu hebatnya seorang wanita, biasanya banyak yang bilang wanita akan rapuh jika tidak ada seorang pria yang mendampingi. iya memang begitu, angat rapu sekali apalagi ditinggal seorang pria yang amat dicintai, tetapi dikerapuhan ini seorang wanita mampu bertekat kembali, semangat dan ketabahan hati ini lah yang membuat ibu mindi tetap menlanjutkan pengabdiannya meskipun saat ini ibu mindi sebenarnya sudah pensiun.
      Kegiatan ibu mindi setiap harinya ketika pagi hari dinas dipuskesmas pungpungan, ketika sore baru melayani pasien yang datang kepustu, dipagi hari juga menerima pasien sebelum ibu mindi berangakat kepuskesmas, ibu mindi juga melayani panggilan pasien untuk datang kerumahnya.
setiap sebulan sekali ibu mindi rutin mnyelengarakan mungkin bisa disebut program balita sehat, diantaranya posyandu dan membuka pos gizi bagi balita yang bekerja sama dengan kader desa.
pengalaman yang sungguh mengesakan bukan, menjadi tenaga kesehatan memang tidak mudah, tetapi jika kita mencintai dunia ini sesulit apapun kita akan tetap enjoy tetap senang menjalaninya karena memang sudah dunianya.
        Seperti itulah sedikit cerita dari ibu mindi, sangat luar biasa sekali menjadi tenaga kesehatan, jadi untuk kita para mahasiswa kesehatan jangan melewatkan sedikitpun masa-masa belajar kita yang nantinya juga akan menjadi tenaga kesehatan.
semangat selalu untuk teman-teman mahasiswa kesehatan, sedikit pengalaman dari kami untuk kunjungan tenaga kesehatan didesa.
PERAWAT SAHABAT KELUARGA, STIKES ICSADA Profesional With Character :)


PERJUANGAN SUKU JATI


      Hayy guys kami dari mahasiswa kesehatan.
Lucu memang kami yang dari baground kesehatan memainkan sebuah teater kolosal.
Pertama memang ragu bisa ndak ya apakan acara ini akan sukses?
acara ini masih bagian dari kegiatan ODIPUS (Orientasi Dunia Kampus) dikampus kami STIKes ICSADA BOJONEGORO.
       Untuk mahasiswa baru seperti kami wajib untuk mengikutinya. 
Kegiatan lanjutan dari odipus ini tetap dengan tema yang sama yaitu global warming, oleh karena itu panitia mengambil sebuah judul "PERJUANGAN SUKU JATI"
       Sangat seru sekali ceritnya yang dahulu hutan yang rindang karena keogisan seorang mentri yang ini mengelola hutan sendiri padahal suku jati ini lah yang sudah dahulu kala mengelola hutan-hutan itu. Si mentri itu malah menebangi hutan, bukan malah mengelolanya dengan baik. akhirnya terjdilah peperangan antara kerajan dan suku jati. Suku jati telah memenangkan peperangan itu tapi nasi sudah menjadi bubur, hutan-hutan telah ditebangi, suku jati putus asa karna pengabdiannya selama ini dengan kerajaan sudah dihkianati. Suku jati terpuruk terkubur mati. Dan akhirnya kerajaan menyesali akan perbuatannya
      Sekarang sudah sangat jarang sekali, entah itu karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab atau karna kebakaran dan lain sebagainya.
kita sebagai calon tenaga kesehatan cukup prihatin dengan hal itu, tak ayal kalau hutan itu kebakar asap akan menyerang perumahan warga dan akan menimbulkan berbagai penyakit, dan jika pohon dihutan ditebangi bisa menyebabkan banjir dan penykit dan mulai menyerang warga, memang itu tugas kami sebagai tenaga kesehatan, tetapi apakah juga menginginkan sakit? pastinya tidak kan.
Nah dari teater ini lah kita juga memotivasi masyarakat akan pentingnya sebuah pohon.

disebutlah kisah suku jati
yang mengabdi setia pada negeri
tulus ikhlas bela jati diri
rela berkorban untuk tetap lestari

dan ketika bakti dilukai
terciptalah sebuah tragedi
meskipun tak pernah dimauni
suku jati terpuruk terkubu mati

1 POHON SEJUTA KEHIDUPAN
gerakan 1 pohon 1 mahasiswa stikes icsada bojonegoro

        Pada kesempatan ini saya akan berbagi cerita tentang kegiatan dikampus tepatnya kegiatannya kakak semester III, apresiasi besar dari kami yang baru saja menginjak semester I.
Pagi ini dikampus sangat berbeda dengan hari biasanya, sangat sibuk sekali bagi mahasiswa dari semester III untuk mempersiapkan stand-stand mereka dan kegiatan mereka hari ini untuk memenuhi tugas bahasa inggris "English For Nursing II"
Sekitar pukul 10 pagi stand-stand sudah berjejer dilobi kampus dan berneka ragam tema, diantaranya sebuah klinik, perawatan maternitas atau keperawatan anak, HIV/AID, global warming dan masih banyak lagi.
Bagi mahasiswa lain bisa dibilang ini tontonan menarik apalagi gratis, hehe. kita disini juga bisa memberi penilaian dari stand-stand yang ada.
Kegiatan yang menarik bukan bagi mahasiswa kesehatan dengan kreativitas yang luar biasa dan memberi motivasi yang besar bagi kita semua.






Kita memang sama-sama menempuh pendidikan dikota yang sama, jurusan yang sama namun dikampus yang berbeda, namun itu tidak menjadi jarak untuk kita tetap menjalin sebuah pertemanan.
untuk sekedar ngobrol bareng seperti ini mungkin 1 bulan sekali tidak, apalagi seminggu sekali ataupun saat break kuliah dijam istirahat.
Bisa kumpul seperti itu sangat langka sekali bagi kami, kuliah yang dari pagi sampai sore, belum sibuk akan kegiatan praktik dirumah sakit ataupun abdimas.
Tak harus mewah untuk bisa berkumpul, dipinggir jalan makan, canda tawa, berbagai obrolan dan untung kita 1 jurusan jadi pasti nyambung-nyambung aja :)
kita tidak berteman sejak dulu, masa SMA ataupun jauh dari masa itu, kita bertemu juga dari dunia ini. dunia indah kita menyebutnya, yaitu dunia kesehatan
menjalin pertemanan antar kampus apalagi dijurusan yang sama tak mudah memang, kuncinya kita harus saling menghargai. tak usah kita mendengar komentar yang miring dari sana kesini maupun dari sini kesana. yah komentar yang tidak bertanggung jawab kadang memang sering memicu konflik Tetapi dari kita saling mengharai dan berfikir positif kita bisa saling bergandengan tangan, saling mendukung, saling sharing (eh..tapi bukan hanya sekedar sharing masalah cinta yah, hehe) sharing hal-hal positif dan kadan kita juga menemukan hal baru dari sharing ini mengenai kesehatan, hal-hal lucu selama kuliah, pengalaman praktik dilapangan.
sangat banyak sekali manfaat yang bisa kita temukan bukan hanya sekedar kumpul saja selesai ya selesai, tapi berbagi pengalaman dan pelajaran baru lebih mengasyikkan.
bagi kami kita memang bebeda tetapi tetap kami 1 tujuan, melangkah kedepan sama-sama dan menggapai tujuan yang sama dan memetiknya sama-sama.
kebersamaan akan membuat beban semakin ringan, kebersamaan akan membuat perjalanan lebih bermakna :)


   Di 2015 pastinya banyak cerita bagi kalian semua, dan penuh harap ditahun 2016 kita semua lebih baik.
Bagi kami keluar di malam tahun baru memang tidak pernah kami lakukan, mungkin hanya dirumah menikmati kebersamaan dengan keluarga.
Di akhir tahun ini kita bertiga menyempatkan berkumpul untuk malam ini, memang susah sekali untuk bisa kumpul seperti ini, berhubung yang kuliah disurabaya sedang meninkmati minggu tenang sebelum uas jadi bisa menyempatkan waktunya dan untung juga yang kemarin baru saja habis masa prakteknya diRSSA malang.
Ditengah kesibukan kuliah kami hal seperti ini memang jarang sekali apalagi ini dimalam tahun baru.
Tak mewah memang acara kumpul kami, tetapi kami tetap merasakan indahnya kebersamaan. kebersamaan yang sederhana namun luar biasa.
acara yang diawali dengan bakar-bakar, haha tapi buka bakar rumah loh ya. sederhana itu lah tahun baru kami 2 hari cukuplah untuk melupakan kesibukan kami kuliah. Tetapi tetap saja disela-sela kegiatan masih mengerjakan tugas, Bagaikan mahkluk astral yang selalu terlintas dalam otak dimanapun disituasi apapun dengan tidak sadarpun selalu teringat.
Tak mengapa itu merupakan salah satu perjuangan kami untuk nantinya kita bisa melewati dunia yang tak mudah kalau kita tidak mempersiapkan dari sekarang.
ditahun 2016 MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) resmi dibuka, siap gak siap kita sekarang hidup bisa dibilang mudah bisa dibilang tidak mudah, tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri.
Memang kalau kumpul kadang kita juga ngomongin masa depan, kadang positif sih, saling memberi semangat tetapi kadang juga masa depan yang kalau difikir-fikir lucu, yaa itulah bumbu saat kita kumpul.
Harapan ditahun 2016 pastinya menjadi lebih baik, bermanfaat bagi orang lain, khususnya orang tua.
Sederhana namun luar biasa, luar biasa waktunya biasa sempet seperti ini..hehe





ikke ludfita sari, sripur wahyuningrum, desinta ika rezalian